"Pengadaan bahan baku yang bertanggung jawab perlu menjadi bagian dari strategi bisnis, bukan sekadar beban tambahan bagi perusahaan," katanya.

Dari hasil Focus Group Discussion (FGD), peserta mengidentifikasi tiga tantangan utama dalam implementasi telur bebas sangkar, yaitu keterbatasan pasokan dan informasi mengenai peternakan cage-free, rendahnya kesadaran masyarakat, serta harga telur cage-free yang lebih tinggi dibandingkan telur dari kandang baterai.

Perusahaan yang telah berkomitmen mengungkapkan bahwa kendala pasokan dapat diatasi melalui kerja sama dengan lebih dari satu peternak.

Sementara itu, peningkatan kesadaran konsumen perlu didorong melalui penyebarluasan informasi yang relevan dan mengikuti perkembangan zaman. Adapun penerapan komitmen 100 persen telur bebas sangkar dapat dilakukan secara bertahap untuk mengatasi tantangan harga.