Pengguna di 21 negara, termasuk Indonesia, kini dapat mencari inspirasi rute perjalanan, membandingkan kawasan wisata, memeriksa ketersediaan harga secara real-time, hingga mengeksekusi pemesanan tanpa perlu mengulang pencarian dari awal. Asisten AI ini juga dibekali memori untuk mengingat preferensi pengguna guna menyusun rekomendasi yang dipersonalisasi.

Di balik kapabilitasnya, Agoda mengadopsi pendekatan arsitektur multi-model AI. Model buatan OpenAI dimanfaatkan sebagai teknologi utama untuk mendukung kelancaran percakapan. Sementara untuk rekomendasi tempat menarik dan lokasi kuliner, fitur ini mengintegrasikan model Gemini yang terhubung langsung dengan Google Maps Grounding.

Sinergi teknologi ini memungkinkan Asisten AI menyajikan data terkini dari Google Maps, mulai dari rating, foto tempat, jam operasional, hingga titik lokasi fisik secara presisi.