NADIKABAR.COM β€” Perusahaan platform digital Agora dan Carousell melihat besarnya peluang pertumbuhan video commerce di Indonesia seiring meningkatnya transaksi melalui video sebesar 90 persen secara tahunan.

CEO Agora Tony Zhao menjelaskan livestreaming menjadi salah satu kanal yang tumbuh paling pesat bagi masyarakat Indonesia. Pelaku usaha kecil kini dapat menjangkau pembeli dari berbagai daerah dan ekosistem livestreaming menciptakan peluang kerja baru bagi host, kreator, hingga tim produksi.

"Peluang Indonesia bukan hanya karena masyarakatnya banyak menonton konten live, tetapi karena mereka aktif berpartisipasi," kata Tony Zhao dalam keterangan tertulis, Kamis.

Indonesia menjadi pasar video commerce terbesar dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.

Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025 dari Google, Temasek, dan Bain & Company, transaksi video commerce di Indonesia naik 90 persen secara tahunan menjadi 2,6 miliar transaksi, dengan jumlah penjual aktif/toko online naik 75 persen atau mencapai sekitar 800.000 user.

"Masyarakat Indonesia sudah terbiasa berbincang dan menawar langsung dengan penjual, dan video live membawa kebiasaan tersebut ke ranah digital," kata dia.

Namun, Agora menilai masih banyak aplikasi yang belum siap memenuhi ekspektasi tersebut.

β€œBanyak aplikasi masih menjadikan video live sebagai siaran satu arah, di mana host berbicara, sementara penonton menyaksikannya dengan jeda beberapa detik," kata Tony Zhao.

Ia menilai pendekatan seperti itu mungkin cukup ketika livestreaming hanya digunakan untuk hiburan, tetapi tidak ketika orang sedang berbelanja.