Untuk itu, Carousell memilih Agora Interactive Live Streaming sebagai fondasi real-time dalam Carousell Live.

"Agora memungkinkan kami menghadirkan pengalaman livestreaming baru yang dirancang untuk interaksi aktif secara real-time. Pemutaran video yang lancar dan sesi yang stabil membantu host serta penonton tetap terhubung tanpa gangguan,” ujar Director of Engineering Carousell Naveen Moorjani.

Di atas fondasi video dari Agora, Carousell juga mengembangkan sistem anti-snipe timer otomatis untuk mencegah penawaran di detik terakhir yang mempengaruhi hasil lelang.

Sebelum penawaran, peserta lelang juga diwajibkan menghubungkan kartu pembayaran dan alamat pengiriman guna mengurangi risiko pemenang lelang tetapi tidak menuntaskan pembayaran.

Hasil pertumbuhan Carousell ​​​​​​​pun terlihat dalam waktu singkat. Carousell Live yang diluncurkan di Singapura kemudian diperluas ke Hong Kong dan Malaysia, mengalami peningkatan gross merchandise value (GMV) 2,5 kali lipat dengan jumlah penonton mingguan naik dua kali lipat dalam tiga bulan pertama.

Dalam lima bulan sejak peluncuran, GMV dan jumlah bidder tumbuh sekitar enam kali lipat, jumlah penonton empat kali lipat, dan jumlah live show naik sekitar 13 kali lipat.

Adapun jumlah penjual yang melakukan live setiap bulan juga tumbuh sekitar lima kali lipat.

β€œReal-time engagement menjadi bagian penting dari visi kami untuk membangun pengalaman marketplace yang semakin dinamis," ujar Chief Business Officer Carousell, Vishal Salunkhe.

"Agora mendukung upaya kami untuk membantu pengguna saling terhubung, menemukan produk, dan mengambil keputusan dengan informasi yang lebih baik melalui interaksi yang semakin kaya,” kata Vishal.