Untuk merealisasikan proyek infrastruktur ini, skema pembagian anggaran telah disiapkan oleh pemerintah pusat dan daerah. Dalam hal ini pembiayaan terkait dengan pembebasan lahan jadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bekasi dengan alokasi anggaran sekitar Rp 126 miliar.

Dari total target pembebasan lahan sekitar 76 bidang, sebanyak 40 bidang sudah dalam kondisi clear and clean. Sedangkan 36 bidang sisanya masih berada dalam proses pembayaran yang ditargetkan tuntas pada November mendatang.

"Nanti kita kawal bareng-bareng Pak Walikota, Pak Deputi, nanti kita pastikan kalau ada sejumlah aset tanah milik pemerintah yang juga bisa kita segera koordinasikan," ujarnya.

Sementara itu, untuk pembangunan fisik flyover dikalkulasikan menelan biaya sekitar Rp 188 miliar dengan bentang panjang mencapai kurang lebih 500 meter. Proses konstruksi fisik flyover ini direncanakan memakan waktu pelaksanaan sekitar 16 bulan dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada triwulan pertama tahun 2028.

"Biaya yang sudah dialokasikan untuk pembebasan lahan ini tanggung jawab dari Walikota dan jajaran Pemerintah Kota Bekasi itu kurang lebih Rp 126 miliar. Sedangkan untuk pembangunan flyover-nya sendiri dikalkulasi sekitar Rp 188 miliar," jelasnya lagi.