Pendekatan Personal Tetap Menjadi Bagian Penting Program IVF

Meski teknologi semakin berkembang, setiap pasien tetap memiliki kondisi yang berbeda. Faktor seperti usia ibu, jumlah dan kualitas sel telur, cadangan ovarium, serta kondisi klinis lainnya menjadi pertimbangan dalam menentukan strategi terapi.

Karena itu, pendekatan personal menjadi bagian penting dalam perjalanan IVF. Menurut dr. Chakra, teknologi bukan satu-satunya faktor dalam keberhasilan program bayi tabung, melainkan perlu didukung kualitas laboratorium, quality control, pengalaman tim medis, serta strategi yang sesuai dengan kondisi pasien.

"Yang paling penting adalah transparansi. Kita (dokter) harus dapat menjelaskan kepada pasien sejak awal mengenai peluang mereka dan bagaimana strategi terapi yang dapat dilakukan. Dengan begitu, pasien memahami bahwa perjalanan IVF mungkin tidak selalu selesai dalam satu kali percobaan," ungkapnya.

Blastula IVF Siloam Sriwijaya melihat teknologi sebagai bagian dari ekosistem layanan IVF yang lebih luas. Melalui kombinasi inovasi teknologi, sistem keamanan laboratorium, serta layanan yang dipersonalisasi, pasien dapat memperoleh pendampingan sesuai kebutuhan dalam menjalani program kehamilan.

Layanan IVF tersedia di Siloam International Hospitals. Pasangan yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (Kandungan) Subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi untuk menentukan rencana program kehamilan yang tepat.