"Kamu tidak pernah secara eksplisit menginstruksikan saya untuk membagikan alamat kepada pembeli - dan saya tidak pernah meminta persetujuan untuk melakukannya," demikian pengakuan Muse dalam ringkasannya.
Namun ada faktor lain yang ikut berperan. Setelah berbicara dengan David Singleton dari Meta Superintelligence Labs, Robb mengatakan pengaturan izin Muse ikut menjadi penyebab.
Saat meminta Muse menangani Marketplace, Robb mendapat pilihan "Allow One Time" atau "Allow Always". Ia memilih opsi kedua karena mengira Muse tetap akan meminta persetujuan sebelum menerima penawaran.
Ternyata izin tersebut memungkinkan Muse mengirim pesan atas namanya menggunakan template dan informasi yang sebelumnya diberikan, termasuk alamat pengambilan barang.
Robb mengatakan Meta kini mempertimbangkan untuk membuat pengaturan izin tersebut lebih jelas bagi pengguna.