Melalui pendekatan itu, pemerintah ingin memastikan masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap produk dan layanan keuangan, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara sehat, menghadapi tekanan ekonomi, serta menjaga keamanan kondisi finansial.

Airlangga menilai, penguatan kesejahteraan keuangan juga perlu berjalan seiring dengan perluasan pembiayaan produktif, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam forum tersebut, ia menekankan pentingnya memastikan pembiayaan memberikan dampak nyata terhadap kegiatan ekonomi dan peningkatan kapasitas usaha masyarakat.

β€œSetiap rupiah pembiayaan, termasuk kredit program, harus kita arahkan seproduktif mungkin,” ujarnya.