Airlangga menyebutkan, kredit UMKM tercatat sebesar Rp1.539,2 triliun dengan pertumbuhan 2,7 persen. Sementara itu, Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
Ia menambahkan, pemerintah terus memperkuat kualitas penyaluran kredit dengan meningkatkan porsi pembiayaan ke sektor produksi. Dalam paparannya, porsi kredit sektor produksi telah mencapai 68 persen, melampaui target sebesar 65 persen.
Selain memperluas akses pembiayaan, pemerintah juga mendorong peningkatan kelas UMKM dan integrasi data agar penyaluran kredit semakin tepat sasaran.
Airlangga berharap penguatan ekosistem kredit dapat memperluas kesempatan masyarakat dalam mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi rumah tangga.