NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan hal yang wajar terjadi ketika pasar dihadapkan pada sentimen negatif.
Pemerintah juga menyoroti perkembangan isu Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membuka peluang penurunan status pasar saham Indonesia menjadi standalone market.
"Ya biasa kalau ada sentimen negatif kan biasa turun. Tetapi dengan ada regulasi baru auto rejection 7 persen, kan relatif terjaga dan penutupan tadi 5.000 lebih sedikit," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Airlangga menanggapi pergerakan IHSG yang sempat turun di bawah level 5.000 sebelum kembali ditutup di atas level tersebut. Dia menilai fluktuasi indeks saham dipengaruhi oleh isu dan sentimen yang berkembang di pasar.