"Saya Asky Rizal Toding, yang saat ini bertugas sebagai ajudan Bapak Gubernur Kalimantan Timur, secara tulus menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan mahasiswa dan warga masyarakat atas sikap arogan saya yang terjadi pada hari Senin, tanggal 19 Oktober 2026, sekira pukul 18.00 di halaman Masjid Nurul Mu'minin Pemprov Kaltim," ujarnya.

Asky mengakui tindakannya merupakan sebuah kesalahan yang telah menimbulkan ketidaknyamanan. Dia juga menegaskan tidak ada pembenaran atas perbuatannya tersebut.