"Saya menyadari bahwa tindakan saya tersebut adalah sebuah kesalahan dan telah menimbulkan ketidaknyamanan serta tidak ada pembenaran atas perbuatan saya," ujarnya.

Asky menjelaskan tindakan itu dilakukan secara spontan dan tanpa instruksi dari pihak mana pun. Ia kembali menyampaikan permohonan maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.