Menurut dia, perubahan kondisi iklim dan kenaikan muka air laut turut berkaitan dengan semakin seringnya fenomena banjir rob terjadi di kawasan pesisir.

"Banjir rob bisa datang hampir setiap bulan," kata Teti.

Lebih lanjut dia menyampaikan ancaman banjir rob di kawasan pesisir Ampenan diperparah abrasi yang berlangsung secara masif. Gelombang laut mengikis daratan membuat garis pantai semakin bergeser ke arah permukiman warga.

Sejumlah rumah warga saat ini berada sangat dekat dengan laut. Padahal sebelumnya posisi garis pantai berada lebih jauh dari permukiman.