Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Akademisi: Pencegahan stunting jangan hanya andalkan edukasi
Dosen Program Studi Administrasi Publik Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta Erni Saharuddin mengatakan pencegahan stunting tidak cukup hanya mengandalkan eduka
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 13:03 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Untuk itu penanganan stunting tidak dapat hanya dibebankan kepada sektor kesehatan, namun berbagai faktor seperti pemberian ASI eksklusif, makanan pendamping ASI, pemantauan pertumbuhan balita, akses air minum dan sanitasi layak, hingga pendampingan keluarga berisiko stunting juga berperan.
Erni mengatakan pencegahan stunting seharusnya tidak berhenti pada penyuluhan, karena masyarakat perlu diberdayakan agar mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.