NADIKABAR.COM — Dosen Program Studi Administrasi Publik Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta Erni Saharuddin mengatakan pencegahan stunting tidak cukup hanya mengandalkan edukasi gizi, tetapi perlu dibarengi dengan kemampuan keluarga dalam menyediakan pangan secara mandiri.

"Penguatan kemampuan keluarga menyediakan pangan bergizi secara mandiri dapat menjadi salah satu jalan untuk membangun pencegahan stunting yang lebih berkelanjutan," kata Erni di Yogyakarta, Jumat.

Menurut Erni, penguatan kemampuan masyarakat dalam mengolah dan memproduksi bahan pangan bergizi di tingkat rumah tangga menjadi langkah krusial agar upaya penanganan stunting dapat berlangsung secara berkelanjutan.