β€œPengembangan kain tenun menjadi produk fesyen kontemporer diharapkan dapat memperluas pemanfaatan warisan budaya daerah sekaligus meningkatkan nilai ekonominya tanpa menghilangkan identitas yang terkandung dalam motif tradisional,” katanya.

Ia mengungkapkan Azael Collection terpilih mengikuti kegiatan tersebut setelah lolos proses kurasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Melbourne. Berdasarkan informasi dari pihak perusahaan, Azael Collection menjadi satu dari enam UMKM Indonesia yang terpilih untuk berpartisipasi.

Selain memperkenalkan produk kepada pengunjung Festival Indonesia Melbourne, kegiatan tersebut juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk menjajaki kerja sama melalui agenda business-to-business (B2B).

Melalui agenda itu, pelaku UMKM berpeluang memperkenalkan produk kepada calon mitra usaha, pembeli, dan distributor untuk memperluas jaringan pemasaran di Australia.