NADIKABAR.COM β€” Akademisi Universitas Tadulako (Untad) Palu mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengembangkan kue kering (cookies) dengan bahan dasar daun kelor.

β€œProgram pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan varian produk kue kering berbasis daun kelor yang memiliki nilai gizi tinggi dan diterima konsumen. Selain itu, dapat meningkatkan kapasitas manajemen usaha, dan pemasaran digital mitra untuk memperluas jangkauan pasar,” kata Ketua Tim Pengabdian Untad, Dafina Howara dalam keterangan yang diterima di Palu, Jumat.

Dia menjelaskan salah satu UMKM yang didampingi adalah Dapur Kanina. Sebagai salah satu industri rumahan, mereka memanfaatkan daun kelor dalam produk kue kering. Namun, masih menghadapi keterbatasan dalam inovasi produk, pengemasan, serta pemasaran digital yang berdampak pada rendahnya daya saing usaha.

Program pengabdian kepada masyarakat tersebut berfokus pada pengembangan varian produk, pembakuan proses produksi, perbaikan kemasan, serta penguatan pemasaran digital guna memperluas jangkauan pasar produk Dapur Kanina.

Tim pengusul program terdiri atas Dafina Howara sebagai ketua, bersama anggota Lien Damayanti, Shintami Rouwelyvia Malik dan Chitra Anggriani Salingkat.

Program itu dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan pelaku usaha dalam tahapan analisis kebutuhan, pengembangan produk, pengujian sensorik, standarisasi produksi, hingga penyusunan konsep kemasan dan promosi.