NADIKABAR.COM — Kucing Persia bernama Cimi yang sempat hilang dibawa pedagang mi ayam di Bekasi, Jawa Barat, akhirnya ditemukan. Cimi kembali ke pemiliknya setelah keberadaannya diketahui melalui informasi seorang warganet.

Cimi hilang saat berada di depan rumah pemiliknya di Jalan Anggrek Raya, Jatisampurna, pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 22.11 WIB. Pemilik mengetahui Cimi dibawa seorang pedagang mi ayam keliling setelah memeriksa rekaman CCTV.

Dalam rekaman tersebut, pedagang berinisial HP (24) terlihat memasukkan Cimi ke laci gerobak mi ayam sebelum pergi. Polisi kemudian menelusuri kejadian itu dan mengetahui keberadaan HP di kawasan Jatisampurna pada Jumat (16/10/2026).

HP mengaku mengambil Cimi untuk dipelihara. Namun, setelah rekaman kejadian viral, dia mengaku panik dan berniat mengembalikan kucing tersebut kepada pemiliknya. Menurut pengakuannya, Cimi terlepas saat dibawa menggunakan sepeda motor.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Prasetya mengatakan informasi keberadaan Cimi diterima pemiliknya pada Minggu (18/10/2026) pagi. Seorang warganet menghubungi pemilik melalui pesan langsung Instagram setelah melihat kucing tersebut di sekitar rumahnya di kawasan Jatirangga, Kota Bekasi.

"Awalnya ada netizen yang DM Instagram pemilik kucing tadi pagi jam 6 pagi, bahwa melihat kucing tersebut di halaman belakang rumahnya di Jalan Matador, Kelurahan Jatirangga," kata Verdika kepada wartawan, Minggu (18/10/2026).

Pemilik kemudian mendatangi lokasi dan mencari Cimi di sekitar halaman belakang rumah tersebut. Kucing itu akhirnya ditemukan bersembunyi di antara tumpukan kayu.

"Kemudian pemilik langsung ke lokasi, pemilik mencari-cari sekitar halaman belakang lokasi sambil manggil-manggil kucing. Kemudian kucingnya nongol dari tumpukan kayu-kayu di belakang rumah netizen tersebut," ujarnya.

Setelah HP diamankan, pemilik Cimi, Astrid, memutuskan menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur kekeluargaan. Ia menegaskan tujuan utamanya bukan memenjarakan pedagang mi ayam itu, melainkan menemukan kembali kucing peliharaannya.

"Hasil mediasi, kami menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan kami tidak melanjutkan proses hukum," kata Astrid.

HP juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada Astrid dan suaminya, Akmal, serta mengaku menyesali perbuatannya. Ia berjanji tidak akan mengulangi tindakan serupa.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Putu Kholis Aryana, menekankan pentingnya kepedulian terhadap setiap persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk kehilangan hewan peliharaan.

"Bagi pemiliknya, hewan peliharaan tidak hanya memiliki nilai materi, tetapi juga ikatan emosional yang kuat. Karena itu, setiap pengaduan masyarakat perlu mendapat perhatian dan penanganan yang sungguh-sungguh. Kami juga mengajak masyarakat untuk saling menghormati hak milik serta memperlakukan hewan dengan penuh tanggung jawab agar kejadian serupa tidak terulang," ujar Putu Kholis.