NADIKABAR.COM — Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) sukses mengintegrasikan Aksara Bali sebagai alamat website internet global sehingga memperkuat identitas kekayaan nusantara khas Indonesia yang kaya budaya di era digital.

Dengan upaya PANDI mendukung agar Aksara Bali bisa memenuhi protokol Internationalized Domain Name (IDN), kini aksara tersebut tidak hanya akan ditemui di manuskrip lontar atau papan nama jalan tapi juga dapat menjadi identitas membanggakan di ruang digital.

“Bagi kami, nama domain bukan sekedar alamat di internet, tetapi juga bagian dari identitas. Kehadiran IDN Bali menunjukkan bahwa ketika aksara daerah terus diajarkan, digunakan, dan didukung oleh kebijakan yang kuat, teknologi dapat membuka ruang baru bagi kelanjutannya, ” ujar Ketua PANDI Isnawan Aslam dalam keterangannya yang diterima dan dikonfirmasi, Jumat.

Capaian Aksara Bali untuk digunakan sebagai bagian identitas digital tersebut diumumkan juga dalam rapat umum tahunan Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) ke-87 yang diselenggarakan di Bali pada 17-22 Oktober 2026.

Keberhasilan penggunaan Aksara Bali sebagai domain internet ini telah melalui proses yang panjang. PANDI bekerja sama dengan Universitas Udayana serta pemangku kepentingan lainnya untuk mewujudkan identitas digital tersebut bisa diwujudkan.