Langkah pelestarian budaya melalui teknologi digital itu juga mendapat apresiasi dari Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon yang juga hadir dalam ajang ICANN87.
"Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PANDI atas komitmen dan upayanya membawa aksara Nusantara, termasuk Aksara Bali, ke dalam ekosistem internet global. Inisiatif ini menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi sarana penting untuk melestarikan warisan budaya sekaligus membuka peluang baru bagi pemanfaatannya di era digital,” ujar Fadli Zon.
Sejalan dengan hal tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menekankan pentingnya pemanfaatan nama domain beraksara Bali untuk menjaga eksistensi identitas lokal sebagai akar peradaban agar tidak tergerus zaman.
"Aksara Bali merupakan akar peradaban Bali, warisan luhur leluhur kita yang telah berusia ribuan tahun. Jika tidak dilestarikan, Aksara Bali dapat punah, dan bersamanya peradaban Bali. Karena itu, kita harus mewariskannya dari generasi ke generasi,” ungkap Wayan Koster.