JPO yang berdiri di atas jalur padat kendaraan tersebut seharusnya menjadi fasilitas bagi pejalan kaki untuk menyeberang jalan. Namun, tanpa akses tangga dari sisi jalan, keberadaan jembatan tersebut kini tidak bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Kondisi JPO tanpa akses tangga menjadi perhatian karena fasilitas penyeberangan itu berada di kawasan yang ramai dilalui kendaraan dan pengguna transportasi umum.

Di sekitar lokasi juga terdapat halte TransJakarta yang masih ramai digunakan masyarakat. Bus TransJakarta terlihat berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di kawasan tersebut.