Wakil Ketua Kadin DIY Gunarta Adibrata berharap aksi kolaboratif di pusat perekonomian kota Yogyakarta tersebut dapat terus dikembangkan menjadi agenda tahunan.
"Kadin berharap agar kegiatan semacam ini dapat berkembang dan menjadi agenda budaya dan pariwisata tahunan di Daerah Istimewa Yogyakarta," katanya.
Salah satu peserta aksi 1.001 membatik, Nugraheni mengaku tertantang saat membatik di area publik sekaligus menyoroti beratnya persaingan batik tradisional melawan maraknya batik cetak (printing).
Dia mengatakan, batik tradisional perlu terus didukung karena memiliki pakem serta nilai cerita pada setiap motifnya, bahkan batik Indonesia sudah mendunia, untuk itu kepada anak-anak muda cintailah batik Indonesia.