Kushartonono menjelaskan, peristiwa perundungan itu terjadi pada Kamis (20/8), di dalam kelas korban. Terduga pelaku mendatangi kelas korban, dan meminta siswa lain merekam aksi itu. Terduga pelaku melayangkan beberapa kali pukulan kepada korban, termasuk mendendang.

"Korban ini kakak kelas dari terduga pelaku. Kemudian terduga pelaku melakukan serangkaian aksi yang ada di video viral itu. Benar (terduga pelaku) siswa pindahan dari sekolah lain sebelumnya," katanya.

Sementara terkait korban, Kushartono menyebut korban saat ini dalam kondisi baik tetapi masih mengeluhkan nyeri pada bagian pinggangnya. Sedangkan, saat kejadian pemukulan itu korban sempat mengalami mimisan.

Mediasi tim redaksi kedua belah pihak telah dilakukan di sekolah, dengan mendatangkan keluarga korban dan terduga pelaku. Proses mediasi juga dilakukan dengan pendampingan Unit PPA Polres Blitar. Polsek Wlingi, UPT PPA Kabupaten Blitar dan sebagainya.