NADIKABAR.COM — Puluhan massa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis, Kecamatan Medan Petisah. Masa menyampaikan sejumlah persoalan yang harus segera diselesaikan mulai dari banjir hingga kriminalitas.

Ketua DPC GMNI Medan, Damses Sianturi, mengatakan pihaknya menuntut penggunaan Perubahan APBD 2026 untuk menyelesaikan beberapa masalah di Kota Medan. Di antaranya rayap besi dan banjir.

"Kami menilai bahwa selama menjabat sebagai Wali Kota Medan, Rico Waas belum dapat menjawab permasalahan serius dan tantangan dari Masyarakat Kota Medan. Salah satunya narkoba yang menjadi faktor tingginya kriminalitas seperti kejahatan jalanan, tawuran antar kelompok pemuda, dan pelaku pencurian yang menjadikan stigma warga Medan sebagai rayap besi," ujar Damses dalam pernyataan tertulis tuntutan massa aksi, Kamis (27/8/2026).