Menurut Nasriadi, para tersangka berupaya membuka ATM dengan cara memotong bagian mesin menggunakan alat las. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena persediaan gas untuk menyalakan mesin las habis sebelum ATM berhasil dibobol.
"Setelah mereka masuk ke dalam dan mencoba menjebol ATM dengan cara mengelas, tiba-tiba bahan las, oksigen, tersebut habis. Artinya, ATM tersebut belum sempat dibobol atau dirusak karena bahan lasnya habis," ungkapnya.
Setelah gagal menjalankan rencana utama mereka, ketiga pelaku yang masih berada di dalam minimarket kemudian mengambil sejumlah rokok.
"Akhirnya, misi mereka gagal dan tidak berhasil menjebol ATM. Karena misinya gagal, maka yang mereka ambil akhirnya adalah rokok," katanya.
Dalam penyelidikan, polisi juga menemukan bahwa salah seorang pelaku mengenakan pakaian yang menyerupai seragam karyawan minimarket. Seragam tersebut diketahui dibeli secara daring dan digunakan sebagai upaya untuk mengelabui orang-orang di sekitar maupun rekaman kamera CCTV.