NADIKABAR.COM — Kelompok aktivis berunjuk rasa dengan menerobos masuk ke lokasi konstruksi pusat data baru Microsoft di Amsterdam, Belanda pada Jumat (6/11). Beberapa aktivis terlihat memanjat derek dan menyalakan suar, sementara lainnya bentrok dengan polisi.
Nathan Timmer dari kelompok aktivis Geef Tegengas, sebuah frasa yang berarti "Lawan Balik", mengatakan kepada stasiun televisi lokal AT5 bahwa para pengunjuk rasa menduduki lokasi tersebut sebagai upaya untuk menghentikan pembangunan pusat data.
"Kami tidak ingin (pusat data) itu dibangun. Tidak ada yang membutuhkannya," kata Timmer, seperti dikutip dari ABC News, Minggu (8/11/2026).
"Satu-satunya kegunaan hal ini adalah untuk AI slop. Perang AI, pengawasan data, dan melakukan genosida. Kami tidak menginginkan itu," sambungnya.