Jeffrey menambahkan, banyak saham yang harganya Rp 50 sulit diperdagangkan karena minim transaksi. Dengan kebijakan baru ini, BEI berharap perdagangan saham-saham tersebut menjadi lebih ramai sehingga likuiditasnya meningkat dan investor lebih mudah melakukan transaksi.

"Sebagian besar dari saham yang saat ini ada di harga Rp 50 adalah saham-saham yang tidak likuid. Jadi tentu tujuannya adalah untuk memberikan likuiditas kepada investor yang selama ini tidak bisa mendapatkan likuiditas dari saham-saham tersebut, itu tujuan utamanya. Dan yang kedua adalah price discovery, pembentukan harganya adalah di harga yang lebih wajar," terang Jeffrey.