"Nanti tinggal dipilih oleh Presiden karena senasional itu ada banyak usulan. Jawa Tengah ada kurang lebih dua, yaitu Kiai Sholeh Darat sama Bapak Margono Djojokusumo," ujar Agus.
Untuk lolos ke pengusulan tersebut, kata Agus, tahapannya cukup panjang mulai dari survei lapangan hingga kajian internasional. Pengukuhan gelar kini tinggal menunggu arahan dari pemerintah pusat.
"Dan itu semua (syarat) alhamdulillah sudah terpenuhi. Dan sidang terakhir, kami juga ikut Jakarta itu, alhamdulillah sudah lolos memenuhi syarat. Sehingga kalau memenuhi syarat itu tinggal antre untuk nanti diumumkan oleh Presiden," terangnya.
Pemkot Semarang tengah menunggu pengumumannya pada November mendatang. Diharapkan, KH Sholeh Darat bisa dikukuhkan sebagai pahlawan nasional pada tahun ini.
Sebagai informasi, KH Sholeh Darat diperkirakan lahir sekitar tahun 1820 di Desa Kedung Cumpleng, kecamatan Mayong, Jepara.