Mekanisme itu bukan hal baru, melainkan bagian dari prosedur yang sudah diterapkan sebelumnya dan selalu disepakati dan disetujui oleh Race-Director terhadap safety plan penanganan berbagai kejadian, sebelum ajang balap dimulai.
"Jadi, mereka telah melakukan sesuai SOP tugasnya masing-masing. Flying Marshal yang terlihat di video, memang hanya bisa mengantarkan sampai titik transit car yang sudah disetujui dan sudah disiapkan dari sebelumnya," kata Andhi selaku salah satu pemegang Lisensi FIM.
"Rider pasti maunya diantar secepat mungkin untuk sampai kembali garasinya. Itu memungkinkan jika memakai moto taxi, tetapi tidak memungkinkan jika kebetulan dia diantar menggunakan kendaraan flying marshal. Sebab itu berarti petugas marshal tersebut meninggalkan area pos kerja mereka terlalu lama, dan tidak sesuai prosedur yang telah ditentukan dan disetujui sebelum balap" tutupnya.
Sementara itu, Alex Rins sudah meminta maaf lewat sosial medianya. Dirinya mengakui ada miss komunikasi dan meminta maaf kepada marshall tersebut.