Korban sempat mengaku luka itu didapat karena terjepit pintu. Dinarasikan bahwa luka-luka baru terus ditemukan pada pekan berikutnya saat pihak orang tua mengunjungi korban.
Setelah dimintai konfirmasi, pihak sekolah membenarkan telah terjadi keributan dan siswa korban mengalami kekerasan oleh rekannya. Dari hasil pemeriksaan dokter, korban disebut mengalami pecah pembuluh darah pada area matanya.
Dimintai konfirmasi terpisah, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Dani Hamdani membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan.
"Laporan telah diterima pihak kepolisian dan sedang diproses penyelidikan. Sudah ada laporannya. Kita tindak lanjuti dan selidiki," kata Dani saat dihubungi, Jumat (25/9).