RS Arafah Anwar menangani 14 pasien, dengan satu masih menjalani rawat inap dan 13 sudah pulang. Sedangkan RS Rahman Rahim menangani 5 pasien, satu masih dirawat dan empat lainnya sudah pulang.
Nahwan mengapresiasi langkah cepat Pemkab Sidoarjo menangani para santri yang mengalami gejala setelah mengonsumsi MBG.
"Kami mengapresiasi Bupati Sidoarjo dan Pemkab yang cepat melakukan penanganan dan koordinasi ketika kejadian ini terjadi," ujarnya.
Dalam kunjungan itu, pihak BGN menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang menimpa para santri. BGN menyebut ada dugaan kelalaian atau ketidakpatuhan petugas dapur terhadap prosedur yang telah ditetapkan.
Sebagai langkah tegas, dapur SPPG yang memasok makanan tersebut telah disuspend atau dihentikan sementara. Kepala dapur juga telah dicopot dari jabatannya.
Investigasi menyeluruh masih dilakukan untuk memastikan apakah kejadian tersebut murni akibat kelalaian dan ketidakpatuhan terhadap SOP atau terdapat unsur lain.