NADIKABAR.COM — Amnesty International mendesak masyarakat internasional untuk menjatuhkan sanksi terhadap pejabat Israel yang terlibat dalam pelanggaran hukum internasional, dan segera bertindak menghentikan serangan oleh pemukim terhadap warga Palestina di Tepi Barat pada awal musim panen zaitun.

Organisasi tersebut menyatakan: "Serangan yang dilakukan pemukim terhadap petani Palestina, termasuk perusakan dan pencurian hasil panen, serta pembatasan yang diberlakukan militer Israel terhadap akses warga Palestina ke lahan mereka sendiri, telah menyebabkan penderitaan kemanusiaan yang parah dan kerugian ekonomi yang signifikan."

Amnesty menyoroti serangkaian serangan yang terjadi akhir pekan lalu di Kota Khirbet Abu Falah dan al-Taybeh di wilayah timur Ramallah.

Insiden tersebut berimbas pada seorang jurnalis foto The Washington Post dan delegasi diplomat Eropa.