NADIKABAR.COM — Meski sempat tersendat, perlahan AC Milan mulai menstabilkan posisi di papan atas Liga Italia musim ini. Tim asuhan Ruben Amorim juga belum terkalahkan dalam tujuh laga awal.

Terbaru, Milan baru menekuk Atalanta 3-2 di San Siro pada Minggu (18/10/2026) lalu. Goncalo Ramos, Adrien Rabiot, dan Mario Gila masing-masing mencetak satu gol untuk Rossoneri, sementara Atalanta sempat mengejar lewat Gianluca Gaetano dan Nikola Krstovic, namun gagal mendapat gol pengimbang.

Ini menjadi kemenangan keempat Amorim di liga, sekaligus membawa Milan duduk di peringkat empat klasemen sementara Serie A dengan 15 poin, di bawah AS Roma (17 poin), Lazio (19 poin), dan Inter Milan (19 poin) yang sama-sama belum terkalahkan.

Amorim menegaskan meski tiga poin adalah yang terpenting, namun ia juga menyadari perlunya perbaikan performa agar bisa terus bersaing di sisa musim. Ia menyoroti runtuhnya konsentrasi Milan usai unggul 3-0 melawan Atalanta hingga hampir dikejar dan berpotensi kehilangan poin.

"Tentu saja, hasil akhir adalah hal yang paling penting, tetapi kami juga harus menganalisis performa kami," aku Amorim kepada DAZN Italia dan Sky Sport Italia.

"Saat melawan Sassuolo (seri 1-1), saya katakan bahwa kami menunjukkan peningkatan sebagai sebuah tim. Menit-menit akhir pertandingan tidak mengubah fakta tersebut; momen itu justru memberi kami gambaran jelas bahwa masih banyak pekerjaan yang harus kami lakukan."

"Momentum pertandingan berubah drastis. Sebelum Atalanta mencetak gol, kami mengendalikan permainan dan justru lebih dekat untuk mencetak gol keempat daripada kebobolan gol pertama. Namun, beberapa keputusan buruk-terutama dalam proses membangun serangan-memberi mereka peluang, dan aspek inilah yang harus kami perbaiki."

Kemenangan ini melanjutkan tren positif setelah menghajar RB Salzburg 4-0 di laga tandang Liga Europa pada hari Kamis lalu. Meskipun saat itu ia melakukan rotasi pemain dengan banyak perubahan dalam susunan skuad, namun hasilnya tetap bagus.

"Rotasi pemain sangat membantu kami; mereka semua bekerja dengan sangat keras. Tentu saja, butuh waktu mengubah cara kami melakukan pressing, tetapi kini kami lebih memahami kapan harus melakukan pressing. Segalanya terasa lebih mudah ketika para pemain berada di posisi yang tepat," jelas Amorim.

Milan selanjutnya akan kembali bertanding di Liga Europa dengan bertamu ke markas Bournemouth pada Jumat (23/10) pukul 02.00 WIB sebelum menantang Udinese di Serie A pada Senin (26/10) pukul 02.45 WIB.