NADIKABAR.COM — Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Zigo Rolanda menegaskan organisasi kepemudaan tersebut harus menjadi laboratorium kepemimpinan nasional sekaligus wadah kaderisasi Partai Golkar untuk menyiapkan generasi muda yang kompeten, berintegritas, dan mampu mengabdi kepada masyarakat.

“AMPI harus menjadi laboratorium kepemimpinan nasional sekaligus kawah candradimuka kaderisasi Partai Golkar, tempat generasi muda ditempa menjadi pemimpin yang memiliki gagasan, karakter, dan kapasitas untuk mengabdi,” kata Zigo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Hal itu disampaikan Zigo dalam refleksi memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Zigo yang juga anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar mengatakan organisasi kepemudaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial atau mobilisasi politik, tetapi harus mampu membekali kader dengan kompetensi dan pengalaman untuk menghadapi tantangan pembangunan.

Menurut dia, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks, mulai dari disrupsi teknologi, persaingan kerja, derasnya arus informasi, hingga tuntutan terhadap kepemimpinan yang kompeten dan berintegritas.Ia menilai potensi bonus demografi Indonesia harus diterjemahkan menjadi peningkatan produktivitas, inovasi, dan kualitas kepemimpinan agar dapat memberikan manfaat bagi pembangunan nasional.

Data Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebagaimana dikutip Zigo dalam tulisannya, menunjukkan pemilih dari Generasi Z dan milenial mencapai sekitar 58,38 persen dari total pemilih pada Pemilu 2024.