NADIKABAR.COM — Artikel berikut mungkin membuat sebagian pembaca tidak nyaman.
Seorang bocah berusia 10 tahun dengan kebutuhan khusus down syndrome berinisial Z di Surabaya, Jawa Timur, ditemukan tewas. Ia diduga menjadi korban perundungan anak tetangganya.
Ayah korban yang berusia 53 tahun, SAW, menduga hal tersebut setelah memeriksa rekaman kamera pengawas rumahnya. Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki dugaan kasus perundungan tersebut.
SAW mengisahkan dugaan kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (12/9). Saat itu ia sedang tertidur karena meminum obat pascaoperasi ginjal. Sementara itu istrinya, NF, sedang berjualan sari kedelai di pasar.
Sang anak yang merupakan penyandang disabilitas intelektual alias down syndrome dan sehari-sehari menggunakan kursi roda, sedang berada di teras rumah.
Kemudian, sekitar pukul 09.20 WIB, NF pulang dan langsung berteriak histeris. SAW terbangun dan mendapati anaknya, yang hanya bisa duduk di kursi roda, sudah terjatuh di teras rumah.
"Sekitar jam 09.20 WIB istri saya datang. Tiba-tiba istri saya berteriak-teriak, 'Bi, anaknya biru, anaknya wis biru'," kata SAW saat dikonfirmasi media pada Minggu (18/10).