Tim juga tidak menemukan tanda-tanda cedera akibat kebakaran. Baik Raya maupun Rayu tidak mengalami luka bakar, luka terbuka, cedera akibat benturan maupun terkena patahan pohon.

Meski secara fisik terlihat baik, tim tetap mewaspadai kemungkinan dehidrasi akibat kondisi lingkungan yang panas dan terdampak kebakaran. Sampel darah dan rambut telah diambil untuk pemeriksaan laboratorium. Tim juga masih menunggu untuk dapat mengambil sampel feses.

"Dari lingkar perut maupun rongga dada semuanya terlihat baik. Tidak ada tulang yang sangat kelihatan jelas," jelas Ichlasul.

Raya dan Rayu ditemukan ketika anggota TNI yang tengah melakukan patroli karhutla melihat keberadaan orangutan di kawasan Hutan Kota Sampit, Rabu (2/9/2026). Lokasi penemuan berada di Jalan Sawit Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, yang berbatasan langsung dengan areal perkebunan sawit milik masyarakat.