Awalnya petugas hanya menduga ada satu individu orangutan. Namun setelah proses penyelamatan berlangsung hingga malam hari, tim menemukan satu individu lainnya. Keduanya ternyata merupakan induk dan anak.

Tim kemudian mengevakuasi keduanya dari kawasan yang masih berpotensi membahayakan akibat bara api dan asap. Mereka selanjutnya diberi nama Raya dan Rayu.

"Setelah proses penyelamatan, keduanya akan dibawa ke BKSDA Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II di Pangkalan Bun untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," katanya.