"Melalui penguatan industri kesehatan hewan dalam negeri dan dorongan ekspor ini, Indonesia tidak hanya berkontribusi mengurangi kerugian ekonomi akibat penyakit hewan di tingkat global, tetapi juga memperkuat diplomasi serta membuka peluang pasar sektor obat-obatan dan kesehatan hewan nasional. Kementerian Pertanian terus memastikan mutu dan keamanan obat hewan melalui sertifikasi CPOHB dan registrasi ketat agar produk Indonesia makin berdaya saing global," ujar Agung.

Ekspor ke Afrika tersebut juga menambah rekam jejak Vaksindo dalam memasarkan produk kesehatan hewan ke pasar internasional. Sebelum memasuki pasar Afrika, perusahaan telah lebih dahulu mengekspor berbagai produk vaksin dan obat hewan ke lebih dari 25 negara di Asia, Timur Tengah, dan Amerika Latin.

Perluasan pasar tersebut menjadi bagian dari langkah Vaksindo dalam mengembangkan jangkauan produk kesehatan hewan Indonesia ke berbagai kawasan. Pengembangan kerja sama dengan sektor swasta dan pemerintah juga diarahkan untuk mendukung akses peternak terhadap produk vaksin berkualitas tinggi.

Melalui kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah, Vaksindo optimistis dapat terus memperluas akses peternak global terhadap vaksin berkualitas tinggi. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat jangkauan produk kesehatan hewan Indonesia di berbagai kawasan internasional.