NADIKABAR.COM — Analis mata uang sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuabi mengatakan harga emas dunia akan terus melonjak hingga di atas 5 ribu dolar Amerika Serikat (AS) per troy ounce di tengah dinamika eskalasi geopolitik global dan kebijakan bank sentral AS.
“Saya optimis bahwa emas dunia akan terus melonjak, bahkan akan di atas 5 ribu,” ujarnya dalam agenda Traze Open House: "IHSG Rontok, Emas Jadi Peluang?”, di Jakarta, Kamis.
Lonjakan harga emas sebelumnya dipicu oleh konflik berkepanjangan di Asia Barat/Timur Tengah yang melibatkan AS, Israel, Hamas, Yaman, hingga Iran.
Situasi berbalik arah ketika intervensi militer AS ke Iran memicu blokade Selat Hormuz yang menjadi faktor kejut, sehingga mendongkrak harga minyak mentah dunia, mengerek biaya transportasi dan logistik global, serta memicu kenaikan harga barang impor di Indonesia yang berimbas pada tekanan inflasi domestik.