Kendati mayoritas pejabat The Fed dalam pertemuan terakhir Federal Open Market Committee (FOMC) mempertahankan suku bunga, ancaman kenaikan lanjutan tetap terbuka apabila indikator inflasi belum mereda, sehingga memicu tekanan koreksi pada harga emas dunia.
Namun, apabila konflik di Asia Barat antara AS dengan Iran semakin berkembang dan meluas hingga perang darat berskala besar, dia menilai faktor ini akan menjadi katalis utama yang mendorong lonjakan harga emas ke level tertinggi.
βKalau seandainya terjadi perang terbuka antara Iran dengan Amerika Serikat dan sekutunya, di situlah harga emas itu akan melompat tinggi,β ujar Ibrahim.