NADIKABAR.COM β Analis Doo Financial Lukman Leong mengatakan kurs rupiah masih dalam tekanan internal maupun eksternal terkait pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin.
Rupiah bergerak melemah 8 poin atau 0,04 persen menjadi Rp18.035 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.027 per dolar AS.
βRupiah diperkirakan masih dalam tekanan internal maupun eksternal, walau sanksi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) serta hearing BEI (Bursa Efek Indonesia) mungkin dapat membantu memulihkan kepercayaan pasar,β ujarnya kepada NadiKabar di Jakarta, Senin.
Seperti diketahui, Morgan Stanley Capital International (MSCI) merilis laporan konsultasi terkait potensi reklasifikasi pasar saham Indonesia.
MSCI mengusulkan perubahan status Indonesia dari Emerging Market (EM) menjadi Standalone Market. Masukan dari pelaku pasar akan diterima hingga 30 April 2027, dengan keputusan final diharapkan sebelum 30 Juni 2027.