"Korban mengaku menolak permintaan pemeriksaan kendaraan karena mempertanyakan kewenangan orang-orang tersebut," ujar Nasriadi.
Situasi kemudian disebut memanas ketika salah seorang pria menarik kerah baju korban. Beberapa orang kemudian mendesak agar mengikuti mereka ke kantor.
"Eko juga mengaku kendaraannya kembali ditabrak ketika dirinya berusaha memutar balik untuk mencari bantuan. Merasa terancam, dia melakukan panggilan video dengan seorang anggota Polsek Kalideres untuk meminta pertolongan sekaligus memberikan informasi mengenai situasi yang dihadapinya," ujarnya.
Korban kemudian menghubungi layanan Call Center Polri 110 dan menyampaikan laporan kepada pihak kepolisian. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti oleh petugas.