NADIKABAR.COM — Direktur Eksekutif ASEAN Study Center, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia, Edy Prasetyono mengatakan posisi geografis dan strategis Indonesia menjadikannya memiliki potensi menjadi sasaran spionase.
Dalam keterangan di Jakarta, Rabu, Edy menilai informasi mengenai rahasia dagang dan industri, dapat menjadi target karena berpotensi memberikan keunggulan ekonomi maupun strategis bagi negara lain.
"Indonesia sangat berpotensi menjadi target spionase karena posisinya strategis secara geografi. Di bidang ekonomi, rahasia dagang dan rahasia industri tertentu yang memberikan keunggulan kepada negara pasti akan menjadi sasaran. Karena itu, kita memerlukan kerangka yang lebih komprehensif," katanya.
Edy menambahkan, pengaturan spionase perlu memperjelas cakupan kegiatan di bidang ekonomi, militer, dan politik agar penanganannya memiliki landasan yang memadai.