"Kita enggak pernah membuat film ini untuk 'oh, gua mau iniin si A, iniin si B’, enggak pernah. Kita cuma mau ngomong soal nilai keintegritasan, yaitu kejujuran. Kebetulan background ceritanya seperti itu di pemilu. Tapi enggak ada niat buruk sama sekali kita buat film," ia menjelaskan.

Film "Bapak Paling Jujur" bercerita tentang upaya seorang calon gubernur bernama Jonas Prakoso, yang terbiasa membangun citra dan menjaga setiap kata yang keluar dari mulutnya, untuk memenangi pemilihan umum.

Ketika kutukan dari neneknya membuat Jonas kehilangan kemampuan untuk berbohong, dia jadi kehilangan filter, menyampaikan semua yang ada di kepalanya melalui mulutnya.

Kondisi itu berdampak pada kampanye, pekerjaan, hubungan keluarga, dan kehidupan pribadinya.

Premis film "Bapak Paling Jujur" serupa dengan "Brasil O Candidato Honesto" (2014) dan film Korea Selatan "Honest Candidate" (2020), tetapi ditampilkan dengan karakter, situasi, dan humor yang sesuai dengan penonton Indonesia.

Selain Andovi da Lopez, daftar pemeran film "Bapak Paling Jujur" mencakup Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, David Nurbianto, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki M. Firman, Jeremy Teti, Elwina (CeritaIbun), dan Mieke Shahir.​​​​​​​