Kartina mengaku telah berupaya mencari keadilan atas kondisi yang dialami anaknya. Ia menyebut telah melaporkan persoalan tersebut kepada sejumlah pihak, termasuk Dinas Sosial dan Polda Sumatera Barat. Namun, hingga kini, ia merasa belum mendapatkan hasil yang memuaskan.

Meski demikian, Kartina mengakui pihak RSUD dr Rasidin selama ini tetap memberikan perhatian terhadap kondisi Putri. Bahkan, rumah yang ditempati keluarga saat ini disebut merupakan bantuan dari hasil zakat pihak RSUD dr Rasidin. Perawatan dan bantuan kebutuhan Putri juga terus diberikan.

Namun, Kartina masih berharap ada penyelesaian terkait pengurusan sertifikat rumah yang menurutnya telah dijanjikan atas namanya sejak sekitar empat tahun lalu.

Selama ini, kebutuhan perawatan Putri dilakukan dengan bantuan tim RSUD dr Rasidin yang datang setiap pekan. Selain pemeriksaan, keluarga juga mendapatkan bantuan susu untuk memenuhi kebutuhan asupan Putri.

Kartina mengungkapkan aktivitas makan Putri dilakukan melalui selang atau sonde. Pemberian makanan dilakukan empat kali sehari, yakni pukul 06.00 WIB, 12.00 WIB, 15.00 WIB, dan 24.00 WIB.

Meski sudah bertahun-tahun dalam kondisi tidak sadarkan diri, Kartina menyebut Putri masih menunjukkan respons melalui gerakan mata.

Bagi Kartina, harapan terbesar saat ini bukanlah kesembuhan sempurna dalam waktu singkat. Ia hanya ingin anaknya kembali mengenali keluarga dan bisa berbicara.

"Jangankan sembuh sempurna, kalau sudah bisa mengenali orang dan berbicara saja, saya sudah sangat senang," ungkapnya.

Di tengah perjuangan merawat Putri, Kartina mengaku harus membagi perhatian dengan kebutuhan keluarga lainnya. Adik Putri masih bersekolah dan membutuhkan biaya pendidikan.

Suaminya yang bekerja sebagai nelayan juga tidak selalu bisa melaut karena bergantung pada kondisi cuaca. Untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, Kartina terkadang mencari lokan, meski harus meninggalkan Putri di rumah.

"Selama 10 tahun ini saya sudah merasa lelah. Namun, karena ingin anak saya sembuh, saya tetap berusaha bangkit dan terus berjuang," tutur Kartina.

Kartina pun menyampaikan terima kasih kepada Andre atas perhatian dan bantuan yang diberikan sehingga Putri akhirnya mendapatkan penanganan lebih intensif di RSUP M Djamil Padang.

Kini, keluarga hanya bisa berharap perawatan lanjutan yang dijalani Putri membawa perkembangan positif dan membuka harapan baru setelah perjuangan panjang selama 10 tahun.