Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan, kondisi jalan di tujuh pintu masuk menuju Tanah Datar sebelumnya membutuhkan penanganan serius. Pemkab kemudian berkoordinasi dengan Andre untuk menyampaikan persoalan tersebut kepada pemerintah pusat.
Menurut Eka, aspirasi itu diteruskan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan dilaporkan kepada Presiden Prabowo hingga mendapat respons positif.
"Alhamdulillah, perjuangan itu mendapat respons. Kami bersama masyarakat Tanah Datar mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah banyak membantu Kabupaten Tanah Datar," kata Eka.
Eka berharap perhatian pemerintah pusat terhadap infrastruktur di Tanah Datar terus berlanjut sehingga kondisi jalan semakin baik, konektivitas meningkat, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat terdorong.
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Friandi Putra, yang akrab disapa Andi, membenarkan bahwa lima paket pekerjaan IJD di Tanah Datar kini memasuki tahap pemilihan penyedia.
"Seperti yang disampaikan Pak Andre dan Pak Eka, tahun ini kita akan melaksanakan lima kegiatan di Tanah Datar. Jalan kabupaten dan jalan provinsi ini sedang dalam proses pemilihan penyedia. Insyaallah, kalau izinnya keluar, awal Desember sudah mulai pekerjaan," ujar Andi.
Andi menambahkan, pekerjaan akan memanfaatkan trase atau jalur jalan yang sudah ada. Dengan demikian, kebutuhan pembebasan lahan diharapkan tidak terlalu signifikan. Koordinasi dengan pemerintah daerah juga akan terus dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan proyek.