NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menggelar pra-sosialisasi dan dialog rencana pembangunan Jalan Tol Bukittinggi-Sicincin di Nagari Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Pertemuan ini digelar untuk menyerap aspirasi warga sebelum sosialisasi resmi oleh tim terpadu yang direncanakan pada pertengahan November 2026.
Kegiatan digelar Rabu (28/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama PT Hutama Karya Koentjoro, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat Ahmad Zakri, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar Elsa Putra Friandi, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, serta camat, wali nagari, niniak mamak, dan tokoh masyarakat dari wilayah yang berpotensi terdampak.
Andre mengatakan pra-sosialisasi menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan keberatan, usulan perubahan trase, hingga kebutuhan akses penghubung dan fasilitas umum yang berpotensi terdampak pembangunan tol. Menurutnya, dialog sejak awal diperlukan agar persoalan bisa diidentifikasi dan dibahas.
"Kalau terlalu lama kita tidak berdialog, isu bisa semakin berkembang. Karena itu, kita datang langsung untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Silakan sampaikan kalau ada yang keberatan, menolak, atau memiliki usulan. Kita tampung dan cari solusi bersama," tegas Andre, Rabu (28/10/2026).
Andre mengatakan sosialisasi resmi pada November 2026 akan membahas trase tol secara lebih rinci. Sebab itu, dia meminta masyarakat menyampaikan berbagai persoalan sejak tahap awal, termasuk dampak terhadap lahan pertanian, sistem irigasi, akses antarnagari, dan fasilitas umum.