Purbaya menyebut potensi penerimaan dari sektor yang selama ini tidak beroperasi sesuai aturan bisa mencapai Rp 10 triliun. Ia mencontohkan dari sektor industri baja dalam negeri potensi kebocoran bisa mencapai Rp 5 triliun.

"Dari pajak aja yang nggak beroperasi dengan benar sesuai dengan aturan yang ada, dari (perusahaan) China itu bisa Rp 5 triliun lebih. Dari (sektor) bahan bangunan yang sama cara kerjanya Rp 5 triliun lebih. Dari nanti yang selundupan-selundupan kita beresin juga. Harusnya nanti akan lebih bagus karena yang bayar lebih banyak," beber ia.