Dia menyatakan mendukung langkah pemutakhiran dan verifikasi data secara menyeluruh dengan melibatkan pemerintah daerah, pemerintah kelurahan/lembang serta instansi terkait sesuai kewenangannya.

Dia berharap proses tersebut dilakukan secara transparan dan sesuai keadaan masyarakat. Hal ini agar data perlindungan sosial benar-benar menjadi dasar penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

"Saya tidak ingin persoalan ini sekadar menjadi polemik. Saya ingin ini menjadi pintu masuk untuk memperbaiki data. Silakan ditelusuri secara transparan bagaimana nama saya bisa masuk, kapan masuk, dan berdasarkan data apa," pungkas Eva.