Sebagai legislator yang berasal dari Daerah Pemilihan Riau I, dia menyampaikan bahwa antrean kendaraan masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Provinsi Riau, meskipun kuota BBM disebut telah terpenuhi.

Dia pun menekankan pentingnya pengawasan distribusi, evaluasi mekanisme penyaluran, dan koordinasi antarpihak agar BBM tersedia serta tersalurkan sesuai peruntukannya.

Evaluasi itu, menurut dia, merupakan hal penting agar penambahan kuota benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.

"Bukan sekadar menambah angka alokasi tanpa menyelesaikan persoalan antrean," kata dia.